Bagi yang suka dualboot, untuk segala kepentingan antara windows dan ubuntu. Tentunya swicth OS antara keduanya sering kali kita lakukkan. Dengan asumsi kita masih sering menggunakan windows untuk mengerjakan multimedia(desain, edit video, dll) dan ubuntu untuk mengerjakan proyek coding. Dualboot tentunya menjadi solusi yang tepat daripada harus membawa 2 pc sekaligus.
Namun, bila kita cermati ada yang janggal saat kita usai menggunakan linux dan swicth ke windows. Mungkin rekanan sekalian disini sudah sangat familiar, bagi beberapa orang menganggapnya biasa, masa bodo, gak penting, dll. Bagi seorang yang jeli dan teliti memahami betapa pentingnya data itu dipekerjaan mereka maka akan menjadi hal yang menjengkelkan. Nah, jadi hal tersebut adalah system time.
Di linux setelah sinkron ke internet waktu akan menunjukkan pukul yg sebenarnya, anggap misal pukul 12.00 namun, jika swicth di windows jadi pukul 05.00. hmm, menjengkelkan bukan, wkwk. jadi setelah mimin cari tahu

Windows time = bios

Linux time = bios + UTC

maka agar keduanya jadi sama tentunya kita ubah salahsatu, disini biar mudah akan kita rubah di sisi windows melalui regedit, sehingga harapannya menjadi

Windows time = bios + UTC

Linux time = bios + UTC


#1. Buka RUN dan ketik regedit lalu tekan enter

#2. masuk ke direktori HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\TimeZoneInformation

#3.Buat register baru. klik kanan diarea bebas lalu NEW > DWORD (32bit) lalu diberikan nama RealTimeIsUniversal lalu tekan enter

#4. klik double register yang barusaja dibuat dan berikan value bernilai 1. lalu klik OK

#5. Oke. Reboot komputer kalian dan selesai.



Jika sobat sering mengalami error pada Arduino IDE alangkah baiknya melakukkan full unistall. Lalu, full unistall melalui control panel apakah sudah cukup? Jawabnya tentu saja belum. Kalian perlu menghapus beberapa direktori tempat file lib dan board arduino ide tersimpan.

Selain mendelete pada control panel, perlu dilakukkan delete pada direktori berikut:

On Mac OS X:
/Users/(username)/Library/Arduino15

On Windows:
Arduino IDE 1.6.5r5 and previous:
C:\Users\(username)\AppData\Roaming\Arduino15
Arduino IDE 1.6.6 and later:
C:\Users\(username)\AppData\Local\Arduino15

On Linux:
/home/(username)/.arduino15    (a.k.a. ~/.arduino15)


dengan demikian secara keseluruhan, arduino ide sudah benar2 teruninstall. Anda dapat menginstallnya kembali dan benar2 fress.

Terkadang kita jengkel terhadap ulah virus atau teman kita yang mencoba hidden file atau folder. Sebenarnya filehidden sangat mudah dikembalikan kalo kita scan di smadav. Tapi itu berlaku jika hidden folder yang terdapat pada flashdisk. Lalu bagaimana jika terdapat pada partisi atau hdd external Anda? misalnya anda hendak mengotak atik sistem, tentu butuh jalan pintas yang mudah untuk membuka file hidden tersebut. Nah, berikut adalah caranya..
Untuk windows 10 dapat ikuti langkah berikut, windows yang lainnya menyesuaikan..

#1 - Pada Explorer. klik "File", Lalu "Options"
     


#2 -  Pada setting "Folder Options" Klik tap View
      

#3 - Sesuaikan Hidden Files and Folder menjadi sesuai gambar berikut, kemudian klik Apply dan OK.
     



Oke kini Anda dapat melihat file hidden, Contohnya pada C:/ terdapat folder yang iconnya samar-samar. ProgramData misalnya, itu trermasuk folder terhidden yang kini terlihat
Mungkin beberapa sobat disini mengalami kasus serupa, sedikit saya bercerita kasus ini bermula ketika saya hendak membuat bootable ke flashdisk tersebut. Flashdisk itu baru saya beli dan saya khususkan memang buat bootable karna kecepatan read and writenya yang sangat luar biasa. Tapi karya sesuatu tiba-tiba muncul pesan "Cannot Write bla bla bla...."
pada software bootable creator. Pikir saya, ah ntar diformat juga sembuh. ternyata TIDAK, wkwk... dan muncul beberapa pesan:





dan terakhir ketika akan diformat lewat explorer muncul pesan tidak mau diformat dan disarankan untuk restart PC.. itu semua nihil hasilnya...

Setelah mencari literatur kesana-kemari, ternyata permasalahan tersebut bukan masalah pada hardware, hanya permasalahan secara software saja yang intinya dapat disembuhkan. Salahsatu solusinya yang saya coba dan berhasil adalah menggunakan LINUX dengan apps GPARTED.

#1- Install Apps Gparted
      Dengan menggunakan Terminal::
sudo apt update
sudo apt install gparted
sudo dpkg -l gparted                             
      Dengan menggunakan Apps Store:
       1) Buka apps store
       2) Search "Gparted"
       3) Install "GParted"

#2-Colokkan Flashdisk target Anda ke PC 

#3- Buka Apps Gparted
      Dengan menggunakan terminal:
      sudo gparted      
     Atau dengan menggunakan UI, langsung search "Gparted dan Open"

#4- Select disk SDA yang menunjukkan flashdisk Anda

#5- Create Partition Table - msdos

#6- New Partition - NTFS

#7- Eject dan coba flashdisk untuk transfer data

#8- Jika lebih bagus silahkan langsung dicoba ke windows dan diformat lagi di windows.

Nama label mungkin terlihat sepele, tapi ini penting jika Anda memiliki banyak Partisi/Disk Volume. Ya kali, kalian ngapal Disk Letter ( D: atau E:) satu persatu, hmmm... kalo HDD External kendalanya disk letter bisa berubah-berubah lho ya... Dan bisa sobat bayangin kalo gak da nama disknya tentu management file akan jadi lebih lama. Langsung saja berikut solusinya,

Sebelum menuju langkah-langkah yang akan sobat lakukkan, penyebab tidak munculnya nama volume label adalah karna keberadaan autorun.inf. Jadi pada dasarnya tutorial ini akan menyingkirkan autorun.inf. file tersebut terhidden sob jadi kalian harus mengubah settingan default explorer kalian untuk merubahnya. Tapi tips trik dibawah ini pake cara menggunakan CMD (Run As Administrator) biar lebih seru, oke simak baik-baik :

#1 - Buka CMD(Admin) dulu ya:), klik kanan logo windows (kiri bawah) dan klik Command Promt (Administrator).


#2 - Secara bertahap ketahui Disk Letter yang akan kalian perbaiki... Apakah itu D: atau E: atau H: atau I:?? Kalo ditutorial ini kebetulan disk tujuan yang akan kita perbaiki adalah I:
Maka secara berurutan ketikkan dalam cmd sbb:

I:
attrib -r -h -s autorun.inf
ren autorun.inf inidia.inf



3# - Secara proses jika berhasil di explorer partisi tersebut akan muncul folder inidia.inf. Itu mudahnya di delete aja.



4# - Kini sobat tinggal rename partisi seperti biasa, kemudian eject (jika hdd external) atau restart komputer kalian dan HDD sudah te-rename


Untuk menghasilkan sebuah video yang ciamik tentunya diperlukan sebuah software yang mumpuni dan sanggup untuk menghasilkan video yang bagus. Tapi juga, selain software, komputer juga harus tangguh dengan spesifikasi minimum sesuai dengan softare yang digunakan. Dalam dunia editing video tak hanya sebuha graphic card saja yang digunakan, melainkan juga processor, hdd, dan ram. Sedikit kami jabarkan fungsi dari hardware-hardware tersebut diantaranya Prosessor dibutuhkan saat proses rendering final dari sebuah video yang diedit, RAM berfungsi sebagai penyimpanan sementara untuk access cepat dan biasanya memakan RAM yang tinggi saat rendering, HDD tentunya berfungsi untuk menyimpan file video yang akan diedit dan yang perlu diperimbangkan adalah kecepatan read dan write dari hdd tersebut, tentunya hal ini akan berdampak pada cepat dan lambatnya proses impor,  export/rendering final. Dan yang terakhir yaitu Graphic card berfungsi untuk proses saat preview di editingnya.
Setelah mengetahui fungsi hardware dan hubungannya dengan software editing video, kini mari kita beranjak pada software yang biasa digunakan untuk editing.

::1:: Adobe Premier Pro
Software ini merupakan keluaran dari adobe. Bahkan softare ini sangat populer dikalangan profesional sekalipun. Banyak Youtuber seperti DaunNet Film, Bayu Skak, Raditya Dika, Motomobi, Autonetmags hingga stasiun televisi seperi .NET juga menggunakan software ini. Hal tersebut terjadi karena software ini memiliki banyak fitur dan lebih simple dalam penggunaannya. Juga banyak tutorial penggunaan adobe premier pro di Youtube. Namun seperti untuk versi CC 2015 hanya tersedia dalam versi 64bit, tentunya spek RAMnya biar leluasa minimal harus 4GB atau untuk lebih optimal diatasnya.

::2:: Sony Vegas
Tak kalah dari Adobe Premier pro. Produsen kamera, smartphone dan peralatan elektronik ini juga
mengeluarkan software editing video. Hasil editannya juga lumayan ciamik. Software ini juga sering dipakai oleh para Youtuber diantaranya Chandra Liow. Software ini tergolong ringan untuk versi 32bitnya. Dan untuk performance yang gahar dapat pula digunakan di 64bit.

::3:: Pinnacle Studio
Dulu memang software ini juga digunakan untuk editing video untuk kelas entry. Bereda dengan 2 software Premier dan Vegas, Pinnacle dalam hal efek editing belum terlalu advance seperti Vegas dan premier. Dan juga kami coba untuk versi terbarunya malah justru terkesan berat dalam proses rendering.

::4:: MovieMaker
Software ini sangat sederhana dan biasanya bagi ayng masih awam editing video sering gunakan ini. Anak SMA yng ada tugas dan pengen simple bikin video pun nggunain ini. Tapi kayaknya saat ini software ini dah discontinue. Tapi adanya win 10 microsoft merilis produk baru yang lebih kece.


yak, demikian dulu teman-teman tentang postingan kali ini, semoga bermanfaat

Mungkin dari sebagian temen2 pengen kalo kamera ponsel mendekati kualitasnya dengan kamera yang canggih seperti dslr maupun mirror less kan? Tapi itu masih sungguh berbeda bila dalam realitasnya, terkadang kualitas seperi untuk merekam masih kurang natural atau kurang fitur setting gambar lainnya. Tapi tenang sob, selagi sensor kamera kalian itu mendukung masih bisa diakalin pake third party apps... Berikut adalah aplikasi rekomendasi kami

::1:: Open Camera
Aplikasi ini merupakan apps gratis yang dapat diunduh di play store. Kelebihannya kami suka untuk mengambil gambar terutama Video. Terkadang kamera HP itu tenderung EV nya auto yang terlalu extrem sehingga gambar tidak natural, jadi kayak gelap-terang secara cepat sesuai perpindahan objek, kan jadi anehkan ya... Nah kalo pake apps ini bisa di lock temen-temen. EV bisa di lock bahkan fokus pun bisa macem-macem pilihanya dan bisa di lock, cuman ini tidak ada fitur fokus yang bener-bener manual kita yang entuin, meski ada tapi mode maualnya cukup dengan kita touch dan fokus akan menyesuaikan. Selain itu tingkat fps, resolusi rekaman bisa di setting disini secara lengkap. Buat yang penasaran bisa langsung coba kuy,,

::2:: Bacon Camera
Mungkin ini sedikit well dari Open Camera, karna fitur yang menarik disini yaitu manual focusnya. Kami sudah mencobanya dalam Redmi Note 4X yang menggunakan apps bawaan tidak dapat mode manual untuk focus nya tapi dengan ini bisa manual sesuai keinginan kita dalam hal perfokusan.

::3:: Fotoej Camera
Buat yang gak mau ribet, dan simpel maka bisa gunakan aplikasi ini. Tapi ini termasuknya biasa-biasa aja, tapi dibanding bawaan masih lebih natural sedikit. Utuk fitur dan setting dibawah Open Camera dan Bacon Camera.


Demikian postingan kali ini, semoga bermanfaat