Jika sobat sering mengalami error pada Arduino IDE alangkah baiknya melakukkan full unistall. Lalu, full unistall melalui control panel apakah sudah cukup? Jawabnya tentu saja belum. Kalian perlu menghapus beberapa direktori tempat file lib dan board arduino ide tersimpan.

Selain mendelete pada control panel, perlu dilakukkan delete pada direktori berikut:

On Mac OS X:
/Users/(username)/Library/Arduino15

On Windows:
Arduino IDE 1.6.5r5 and previous:
C:\Users\(username)\AppData\Roaming\Arduino15
Arduino IDE 1.6.6 and later:
C:\Users\(username)\AppData\Local\Arduino15

On Linux:
/home/(username)/.arduino15    (a.k.a. ~/.arduino15)


dengan demikian secara keseluruhan, arduino ide sudah benar2 teruninstall. Anda dapat menginstallnya kembali dan benar2 fress.

Terkadang kita jengkel terhadap ulah virus atau teman kita yang mencoba hidden file atau folder. Sebenarnya filehidden sangat mudah dikembalikan kalo kita scan di smadav. Tapi itu berlaku jika hidden folder yang terdapat pada flashdisk. Lalu bagaimana jika terdapat pada partisi atau hdd external Anda? misalnya anda hendak mengotak atik sistem, tentu butuh jalan pintas yang mudah untuk membuka file hidden tersebut. Nah, berikut adalah caranya..
Untuk windows 10 dapat ikuti langkah berikut, windows yang lainnya menyesuaikan..

#1 - Pada Explorer. klik "File", Lalu "Options"
     


#2 -  Pada setting "Folder Options" Klik tap View
      

#3 - Sesuaikan Hidden Files and Folder menjadi sesuai gambar berikut, kemudian klik Apply dan OK.
     



Oke kini Anda dapat melihat file hidden, Contohnya pada C:/ terdapat folder yang iconnya samar-samar. ProgramData misalnya, itu trermasuk folder terhidden yang kini terlihat
Mungkin beberapa sobat disini mengalami kasus serupa, sedikit saya bercerita kasus ini bermula ketika saya hendak membuat bootable ke flashdisk tersebut. Flashdisk itu baru saya beli dan saya khususkan memang buat bootable karna kecepatan read and writenya yang sangat luar biasa. Tapi karya sesuatu tiba-tiba muncul pesan "Cannot Write bla bla bla...."
pada software bootable creator. Pikir saya, ah ntar diformat juga sembuh. ternyata TIDAK, wkwk... dan muncul beberapa pesan:





dan terakhir ketika akan diformat lewat explorer muncul pesan tidak mau diformat dan disarankan untuk restart PC.. itu semua nihil hasilnya...

Setelah mencari literatur kesana-kemari, ternyata permasalahan tersebut bukan masalah pada hardware, hanya permasalahan secara software saja yang intinya dapat disembuhkan. Salahsatu solusinya yang saya coba dan berhasil adalah menggunakan LINUX dengan apps GPARTED.

#1- Install Apps Gparted
      Dengan menggunakan Terminal::
sudo apt update
sudo apt install gparted
sudo dpkg -l gparted                             
      Dengan menggunakan Apps Store:
       1) Buka apps store
       2) Search "Gparted"
       3) Install "GParted"

#2-Colokkan Flashdisk target Anda ke PC 

#3- Buka Apps Gparted
      Dengan menggunakan terminal:
      sudo gparted      
     Atau dengan menggunakan UI, langsung search "Gparted dan Open"

#4- Select disk SDA yang menunjukkan flashdisk Anda

#5- Create Partition Table - msdos

#6- New Partition - NTFS

#7- Eject dan coba flashdisk untuk transfer data

#8- Jika lebih bagus silahkan langsung dicoba ke windows dan diformat lagi di windows.

Nama label mungkin terlihat sepele, tapi ini penting jika Anda memiliki banyak Partisi/Disk Volume. Ya kali, kalian ngapal Disk Letter ( D: atau E:) satu persatu, hmmm... kalo HDD External kendalanya disk letter bisa berubah-berubah lho ya... Dan bisa sobat bayangin kalo gak da nama disknya tentu management file akan jadi lebih lama. Langsung saja berikut solusinya,

Sebelum menuju langkah-langkah yang akan sobat lakukkan, penyebab tidak munculnya nama volume label adalah karna keberadaan autorun.inf. Jadi pada dasarnya tutorial ini akan menyingkirkan autorun.inf. file tersebut terhidden sob jadi kalian harus mengubah settingan default explorer kalian untuk merubahnya. Tapi tips trik dibawah ini pake cara menggunakan CMD (Run As Administrator) biar lebih seru, oke simak baik-baik :

#1 - Buka CMD(Admin) dulu ya:), klik kanan logo windows (kiri bawah) dan klik Command Promt (Administrator).


#2 - Secara bertahap ketahui Disk Letter yang akan kalian perbaiki... Apakah itu D: atau E: atau H: atau I:?? Kalo ditutorial ini kebetulan disk tujuan yang akan kita perbaiki adalah I:
Maka secara berurutan ketikkan dalam cmd sbb:

I:
attrib -r -h -s autorun.inf
ren autorun.inf inidia.inf



3# - Secara proses jika berhasil di explorer partisi tersebut akan muncul folder inidia.inf. Itu mudahnya di delete aja.



4# - Kini sobat tinggal rename partisi seperti biasa, kemudian eject (jika hdd external) atau restart komputer kalian dan HDD sudah te-rename


Untuk menghasilkan sebuah video yang ciamik tentunya diperlukan sebuah software yang mumpuni dan sanggup untuk menghasilkan video yang bagus. Tapi juga, selain software, komputer juga harus tangguh dengan spesifikasi minimum sesuai dengan softare yang digunakan. Dalam dunia editing video tak hanya sebuha graphic card saja yang digunakan, melainkan juga processor, hdd, dan ram. Sedikit kami jabarkan fungsi dari hardware-hardware tersebut diantaranya Prosessor dibutuhkan saat proses rendering final dari sebuah video yang diedit, RAM berfungsi sebagai penyimpanan sementara untuk access cepat dan biasanya memakan RAM yang tinggi saat rendering, HDD tentunya berfungsi untuk menyimpan file video yang akan diedit dan yang perlu diperimbangkan adalah kecepatan read dan write dari hdd tersebut, tentunya hal ini akan berdampak pada cepat dan lambatnya proses impor,  export/rendering final. Dan yang terakhir yaitu Graphic card berfungsi untuk proses saat preview di editingnya.
Setelah mengetahui fungsi hardware dan hubungannya dengan software editing video, kini mari kita beranjak pada software yang biasa digunakan untuk editing.

::1:: Adobe Premier Pro
Software ini merupakan keluaran dari adobe. Bahkan softare ini sangat populer dikalangan profesional sekalipun. Banyak Youtuber seperti DaunNet Film, Bayu Skak, Raditya Dika, Motomobi, Autonetmags hingga stasiun televisi seperi .NET juga menggunakan software ini. Hal tersebut terjadi karena software ini memiliki banyak fitur dan lebih simple dalam penggunaannya. Juga banyak tutorial penggunaan adobe premier pro di Youtube. Namun seperti untuk versi CC 2015 hanya tersedia dalam versi 64bit, tentunya spek RAMnya biar leluasa minimal harus 4GB atau untuk lebih optimal diatasnya.

::2:: Sony Vegas
Tak kalah dari Adobe Premier pro. Produsen kamera, smartphone dan peralatan elektronik ini juga
mengeluarkan software editing video. Hasil editannya juga lumayan ciamik. Software ini juga sering dipakai oleh para Youtuber diantaranya Chandra Liow. Software ini tergolong ringan untuk versi 32bitnya. Dan untuk performance yang gahar dapat pula digunakan di 64bit.

::3:: Pinnacle Studio
Dulu memang software ini juga digunakan untuk editing video untuk kelas entry. Bereda dengan 2 software Premier dan Vegas, Pinnacle dalam hal efek editing belum terlalu advance seperti Vegas dan premier. Dan juga kami coba untuk versi terbarunya malah justru terkesan berat dalam proses rendering.

::4:: MovieMaker
Software ini sangat sederhana dan biasanya bagi ayng masih awam editing video sering gunakan ini. Anak SMA yng ada tugas dan pengen simple bikin video pun nggunain ini. Tapi kayaknya saat ini software ini dah discontinue. Tapi adanya win 10 microsoft merilis produk baru yang lebih kece.


yak, demikian dulu teman-teman tentang postingan kali ini, semoga bermanfaat

Mungkin dari sebagian temen2 pengen kalo kamera ponsel mendekati kualitasnya dengan kamera yang canggih seperti dslr maupun mirror less kan? Tapi itu masih sungguh berbeda bila dalam realitasnya, terkadang kualitas seperi untuk merekam masih kurang natural atau kurang fitur setting gambar lainnya. Tapi tenang sob, selagi sensor kamera kalian itu mendukung masih bisa diakalin pake third party apps... Berikut adalah aplikasi rekomendasi kami

::1:: Open Camera
Aplikasi ini merupakan apps gratis yang dapat diunduh di play store. Kelebihannya kami suka untuk mengambil gambar terutama Video. Terkadang kamera HP itu tenderung EV nya auto yang terlalu extrem sehingga gambar tidak natural, jadi kayak gelap-terang secara cepat sesuai perpindahan objek, kan jadi anehkan ya... Nah kalo pake apps ini bisa di lock temen-temen. EV bisa di lock bahkan fokus pun bisa macem-macem pilihanya dan bisa di lock, cuman ini tidak ada fitur fokus yang bener-bener manual kita yang entuin, meski ada tapi mode maualnya cukup dengan kita touch dan fokus akan menyesuaikan. Selain itu tingkat fps, resolusi rekaman bisa di setting disini secara lengkap. Buat yang penasaran bisa langsung coba kuy,,

::2:: Bacon Camera
Mungkin ini sedikit well dari Open Camera, karna fitur yang menarik disini yaitu manual focusnya. Kami sudah mencobanya dalam Redmi Note 4X yang menggunakan apps bawaan tidak dapat mode manual untuk focus nya tapi dengan ini bisa manual sesuai keinginan kita dalam hal perfokusan.

::3:: Fotoej Camera
Buat yang gak mau ribet, dan simpel maka bisa gunakan aplikasi ini. Tapi ini termasuknya biasa-biasa aja, tapi dibanding bawaan masih lebih natural sedikit. Utuk fitur dan setting dibawah Open Camera dan Bacon Camera.


Demikian postingan kali ini, semoga bermanfaat
Laptop atau Notebook udah gak asing lagi kan? Bahkan setiap mahasiswa, siswa, guru, pegawaipun mengharuskan untuk punya perangkat ini bro.. Lalu milih laptop itu yang jelas juga gak asal milih juga sih, tapi juga gak pake rumus matematis juga untuk menentukannya. Sebenarnya simple hanya ketahui-sesuaikan-pilih itu saja. Kenapa harus demikian? yang jelas agar gak menyesal dikemudian hari, karna ya yang namanya piranti ini harus cocok dengan kita, gak boleh enggak deh pokokknya, So, langsung simak tips berikut ini

::1:: Ketahuilah Aktivitas Komputing Anda!
       Langkah awal, coba kalian list apa aja yang biasanya atau bakalan kalian lakuin di laptop sobat. Misalnya aja nih, kategori ringan : ngetik, presentasi, entry data. Kategori menengah hingga berat : Edit Video, Graphic design, gamer, programmer, developer dll. Itu harus kalian list terlebih dahulu

::2:: Siapkan dan ketahui Budged Anda!
       Nah ini nih, yang terpenting. Kagak ada budged gak bakalan bisa beli kan ya... wkwk. Jadi ini juga bakalan jadi pertimbangan nih, makannya paling tidak tentuin jumlahnya kisaran berapa. Dan nanti bisa buat beli brand A, B atau C. Mau baru atau bekas, dan mengikuti speknya seperti apa.

::3:: Pilih Spesifikasi Gambaran
        Ini bagian yang lumayan krusial. Kenapa? karna melali bagian ini kalian akan dilanda kegalauan, wkwk... yaa kagak juga sih... Soalnya kalian harus bisa menyeimbangkan antara point 1 dan 2. Nah lo,,.. Tapi gak papa, selebihnya bisa Anda pikirkan sambil jalan tapi akan sedikit saya jabarkan tentang spesifikasi utama sob dari sebuah Notebook
a. Portabilitas
    Kalian termasuk tipe apa nih? Sibuk mobilitas tinggi atau hanya misalnya dikantor aja, in perlu adi pertimbangan, mau laptop yang seperti apa, apakah tipis (ultrabook) atau laptop mainstream atau bahkan jika portabilitas tidak jadi hal utama bisa abaikan saja. Btw, memang untuk hardware akan berbeda performance untuk ultrabook dg laptop mainstream atau bahkan gamer, karna untuk ultrabook lebih dipentingkan untuk portabilitasnya. Tapi seiring berjalannya waktu sekarang udah mulai di improve tuh ultrabook, meski tipis tetep gahar.

b. Ukuran Layar
    Kembali ke point 1 tentang kebutuhan, sesuaikan saja aktivitas kamu dengan ukuran layar yang paling nyaman lah ya... Dan perlu diperhatikan ukuran layar dengan resolusinya, ada layar yang gede tapi resolusinya kecil, ada pula yang layar kecil resolusinya besar. Bedanya adalah kepadatan dari tampilan disetiap satuan ukurannya. Semakin besar resolusi maka akan semakin detail dan bisa menampilkan gambar secara detail dalam satuan ukuran panjangnya. Gampangnya tulisan kecil akan terbaca jelas di layar resolusi besar. Sedangkan ukuran layar adalah ukuran fisik dari layar itu sendiri. Lalu kalo yang bagus gimana? yang bagus adalah layar ya besar, resolusi juga besar. Misal layar 15inch resolusi FULL HD. atau bisa juga layar 13,3 resolusi udah full HD.

c. Prosessor
    Prosessor sekalilagi ini memegang penaran penting lho ya, jangan diremehkan dan jangan sampai salah pilih, sesuaikan kebutuhan ajaa. Misalnya kalo cman ngetik, bisa aja pilih Intel Celeron Inside atau sejenisnya. Kalo presentasi? bisa aja celeron atau pengen cepet dikit i3 misalnya buat yang suka presentasi kelas berat (banyak video inserted). Kalo sukanya Edit Video? Pilih yang high end sekalian i5 atau i7 bahkan i9(baru launching ini) juga bagus wkwk. karna, Proci itu dibutuhin waktu kita rendering video gaes. kadang orang salah kaprah kalo Edit Video cman pake VGA tapi yang utama ntar pada prosess render akhirnya bakalan pke CPU. VGA dipake saat live preview ketika editing. Kemudian kalo sukanya Gambar grafis, nah ini baru kalian pilih prosessor bisa yang menengah seperti i3 atau i5 kemudian dikombinasikan sama VGA yang bagus untuk hal preview.

d. RAM
    Random Access Memory(RAM) ini dibutuhkan untuk yang suka Multitasking atau main banyak program dalam satu waktu. Bagi kelas ringan bisa lebih leluasa minimal 4GB lah, kalau saya sendiri lebih suka gitu, karna kita gak tau kedepannya gimana, meski 2 GB udah lumayan untuk ringan-ringan, tapi bagi yang suka kerja cepet rekomen 4GB buat negtik, presentasi,browsing lebih proper. Kalo untuk kelas Editng Video Grafis lebih leluasa 8Gb keatas, meski 4GB sebenarnya sudah bisa. Kalau biuat gambar Grafis bisa juga sekitar 4-8Gb. Oiya untuk tafsiran ini, berdasarkan pengalaman saja dan artikel ini ditulis pada tahun 2018, dan yang perlu diperhatikan juga OS nya 32bit atau 64bit. Kalo 32 maksimal adalah 4gb sedangkan 64 bisa 2 sampai yang diinginkan (sesuai speksifikasi mainboard)

e. Penyimpanan
    Kemudian ruang penyimpanan nih,, ini juga sesuaiin sesuai dengan kebutuhan sehari-hari mu, kalo suka nyimpen film2 artinya kapasitasnya di gedein, kapasitas HDD mulai 500GB an,, tapi tenang untuk ruang penyimpanan masih bisa di upgrade sewaktu-waktu kok, kalo kayak processor itu kgk bs diupgrade.. hehew,, kemudian ada tipe penyimpanan yang lebih cepet nih gaes, yaitu SSD, kalian bisa pilih itu sebagai alternatif kalo penggen laptopnya cepet buat access apa ajaaa....


f. Integrated Graphic
   Integrated graphic ini penting bagi yang suka olah-olah grafis, kayak video editing, suka corel, photoshop, autocad dsb. kalo yang suka mainan apps itu kami rekomendasikan untuk pilih laptop yang memiliki integrated graphic yang mumpuni sesuai kebutuhan. keyak radeon atau nvidia.

g. Interface/ IO
    Kadang hal ini kurang diperhatikan sih, karna tiap laptop IO nya udah hanya itu2 aja... perlu diketahui untuk laptop model baru kemungkinan bisa ada perubahan So? jangan kaget makanya coba kita teliti untuk port IO nya... Hal tersebut seperti layaknya VGA out, USB, 3,5mm Audio, HDMI, dsb. Laptop yang tipis2 biasanya menggunakan HDMI bukan lagi pake DSUB VGA, jadi jika kalian mau presentasi di proyektor yang pke VGA perlu ditambahkan HDMI to DSUB converter.


::4:: Memilih Laptop
Oke langkah terakhir adalah berada di tanganmu, sesuaikan antara Budged dan Spesikasi idamanmu, lalu pilih juga brand laptop yang memiliki durability tinggi kemudian baru pilih 'price to performance' jangan kebalik ntar dapetnya yang gampang rusak wkwk.


Oke sob, Demikian pembahasan ini, semoga bermanfaat yaa...